Hari Kedua di NTT, Unwar dan Mahasiswa KKN Salurkan Bantuan Gempa di Desa Macang Tanggar

14 hours ago 12

HarianNusa, Mataram – Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menunjukkan komitmennya sebagai Kampus Siaga Bencana dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Memasuki hari kedua kunjungan di Manggarai Barat, Senin (24/8/2026), Rektor Universitas Warmadewa bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan serta Tim DPPM Unwar turun langsung ke Desa Persiapan Golo Tanggar, yang merupakan pemekaran Desa Macang Tanggar.


Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kunjungan dan monitoring serta evaluasi (monev) mahasiswa KKN Nasional Unwar 2026 yang telah melaksanakan pengabdian di Desa Macang Tanggar sejak pertengahan Juli hingga akhir Agustus 2026.


Rombongan Unwar diterima langsung Pj. Kepala Desa Golo Tanggar, Yohanes Oktavianus Kondo, jajaran BPD Desa Macang Tanggar, serta masyarakat terdampak gempa.


Dalam kunjungan tersebut, Unwar menyalurkan 30 paket sembako yang terdiri atas beras, mi instan, minyak goreng dan telur. Selain itu, diserahkan pula bantuan dana pembangunan yang dihimpun dari keluarga besar Unwar, Yayasan Shri Kesari Warmadewa beserta seluruh UPK sebesar Rp15 juta.


Bantuan lainnya berasal dari dana CSR Putri Bali sebesar Rp2,5 juta dan donasi Perkumpulan Spesialis Patologi Anatomi sebesar Rp3 juta. Warga juga menerima bantuan paket dari Joger Bali yang diserahkan langsung dalam kegiatan tersebut.


Selain memastikan kondisi mahasiswa pascagempa, kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung pelaksanaan berbagai program KKN Nasional Unwar 2026 di tengah situasi kebencanaan.


Mahasiswa KKN menyampaikan sejumlah program kerja yang telah dilaksanakan, sekaligus melaporkan keterlibatan mereka dalam membantu masyarakat terdampak gempa, mulai dari proses evakuasi, perbaikan rumah warga hingga distribusi bantuan.


Sejumlah program yang telah dijalankan mahasiswa antara lain pengembangan agrowisata berbasis bunga krisan dan budidaya lele dengan sistem bioflok untuk mendukung perekonomian warga, pelatihan pembuatan pakan sapi fermentasi, pembuatan tong komposter, serta reaktivasi dan optimalisasi hidroponik berbasis pemberdayaan masyarakat.


Mahasiswa juga melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa MTs, pembersihan lingkungan desa, serta membantu masyarakat terdampak gempa dalam pendistribusian bantuan dan perbaikan rumah.


Pj. Kepala Desa Golo Tanggar, Yohanes Oktavianus Kondo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran pimpinan Unwar beserta mahasiswa KKN yang selama sekitar satu bulan telah menjalankan berbagai kegiatan di wilayah Desa Macang Tanggar.


Menurutnya, berbagai program kerja mahasiswa sebelumnya telah dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan disesuaikan dengan program serta kebutuhan masyarakat.


“Dalam pelaksanaan program KKN saat ini memang masih ada beberapa yang terhambat akibat adanya gempa. Namun mahasiswa tetap melaksanakan program dan membantu masyarakat yang terdampak gempa,” ujarnya.


Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam penanganan pascabencana sangat membantu pemerintah desa dan masyarakat.


“Kehadiran mahasiswa dalam tanggap bencana ini sangat membantu pihak desa dan masyarakat pascagempa yang terjadi,” katanya.

Pemerintah desa, lanjutnya, juga terus berkoordinasi melalui mahasiswa dengan pemerintah pusat dan Universitas Warmadewa terkait kondisi serta perkembangan di lapangan.
Pihak desa dan masyarakat pun menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Universitas Warmadewa dan seluruh donatur yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak.


“Bantuan ini akan sangat berarti dalam meringankan beban seluruh korban dan membantu masyarakat untuk bangkit kembali,” ujarnya.


Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat yang telah menerima serta mendampingi mahasiswa KKN Nasional Unwar selama berada di Desa Macang Tanggar.


Terlebih saat gempa terjadi, masyarakat setempat turut menjaga dan mendampingi mahasiswa sehingga seluruh mahasiswa dalam kondisi baik dan sehat.


Rektor mengatakan, berdasarkan laporan mahasiswa, berbagai program yang telah dijalankan mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena itu, program tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN.


“Program yang telah dikerjakan mahasiswa diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat demi kemajuan perekonomian dan kesejahteraan desa,” kata Suranaya Pandit.


Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi turut terlibat dalam membantu masyarakat ketika bencana gempa terjadi.
Menurutnya, keterlibatan tersebut merupakan bentuk nyata kegiatan kemanusiaan dan kepedulian mahasiswa Unwar terhadap masyarakat.


“Pimpinan bersama seluruh civitas akademika mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah membangun desa sekaligus membantu warga yang terdampak bencana. Ini merupakan kegiatan kemanusiaan dan kepedulian yang diwujudkan mahasiswa KKN Unwar di Desa Macang Tanggar,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyerahkan bantuan atas nama seluruh civitas akademika Unwar, Yayasan Shri Kesari Warmadewa dan para donatur sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak gempa.


Bantuan berupa sembako dan dana pembangunan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyaluran bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak dan pemerintah desa, serta kunjungan langsung ke sejumlah lokasi pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN Nasional Unwar 2026. (F*)

Ket. Foto:

Di hari kedua kunjungan di Manggarai Barat, NTT, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., bersama mahasiswa KKN menyerahkan bantuan bagi masyarakat sekitar yang terdampak gempa. (Ist)

- Advertisement -

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |