Revitalisasi Pasar Kuta Dimulai, Miq Iqbal Siapkan Pasar Tradisional Jadi Penopang Pariwisata Mandalika

4 hours ago 4

HarianNusa, Lombok Tengah – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat  mulai merevitalisasi Pasar Rakyat Kuta di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, dengan orientasi yang lebih luas dari sekadar memperbaiki bangunan. Revitalisasi ini diarahkan untuk menjadikan pasar tradisional sebagai bagian penting dari rantai pasok industri pariwisata, sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal seiring pesatnya perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), saat meninjau langsung progres penataan Pasar Kuta, Senin (27/7/2026).

Menurut Miq Iqbal, Pasar Kuta memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang berada di kawasan penyangga Mandalika. Karena itu, penataan dilakukan tanpa menghilangkan identitas pasar tradisional yang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Kita bantu tata letak dan perbaiki desainnya agar lebih rapi. Namun, nuansa pasar tradisional tetap harus dipertahankan karena pasar ini berada di kawasan wisata,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur juga menyoroti akses menuju pasar yang dinilai masih kurang memadai. Ia meminta pintu masuk diperlebar agar arus pengunjung lebih lancar sekaligus memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh pedagang untuk mendapatkan pembeli.

Tak hanya menyentuh aspek fisik, Pemprov NTB juga menyiapkan pembenahan sistem pengelolaan pasar. Langkah ini diharapkan mampu menghubungkan Pasar Kuta dengan kebutuhan hotel, restoran, hingga pelaku usaha pariwisata di kawasan Mandalika.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar tata kelola pasar semakin baik. Harapannya, hasil dagangan segar dari pasar ini dapat langsung memasok kebutuhan restoran, hotel, dan pelaku usaha pariwisata di sekitar kawasan,” jelas Miq Iqbal.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPRPKP Provinsi NTB, Dewi, mengatakan pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pembukaan akses masuk, peningkatan sanitasi, serta penyempurnaan berbagai fasilitas dasar pasar.

“Pekerjaan lanjutan meliputi pembongkaran sebagian tembok untuk memperlebar akses masuk, pengecatan, pembenahan sanitasi kamar mandi, hingga pekerjaan beton pada sejumlah titik,” katanya.

Pemprov juga akan mengaktifkan kembali area penjualan ikan, daging, dan ayam yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Perbaikan dilakukan melalui penimbunan dan pengecoran lantai agar lokasi tersebut kembali layak digunakan pedagang.

Selain itu, penataan zonasi menjadi bagian penting dalam revitalisasi. Bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Pemprov NTB akan memindahkan pedagang sayur dan buah yang selama ini berjualan di luar pasar ke dalam area yang telah disiapkan. 

Sementara area depan pasar akan ditata sebagai pusat penjualan mutiara dan dilengkapi lahan parkir terpadu guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Tokoh masyarakat kawasan selatan, Haji Bangun, menilai kebijakan tersebut akan menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan di dalam pasar.

“Kalau semua pedagang masuk ke dalam pasar, pembeli juga akan masuk. Selama masih ada yang berjualan di luar, pedagang di dalam akan kesulitan mendapatkan pembeli. Penataan ini baik untuk semua,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari para pedagang. Salah satunya Yuni, yang mengaku senang karena Gubernur mendengarkan langsung berbagai keluhan saat berdialog di lokasi.

“Saya tadi menyampaikan langsung kepada Pak Gubernur mengenai atap lapak yang bocor dan beliau merespons dengan baik. Harapan kami, selain diperbaiki, kebersihan pasar juga terus dijaga agar pembeli semakin nyaman,” katanya.

Revitalisasi Pasar Kuta menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk memastikan geliat pembangunan Mandalika memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan pasar yang lebih tertata, bersih, dan terintegrasi dengan kebutuhan sektor pariwisata, Pasar Kuta diharapkan berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata Mandalika. (F*)

Ket. Foto:

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), saat meninjau langsung progres penataan Pasar Kuta. (Ist)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |