Distribusi MBG di SDN Citaringgul 02 Tuai Sorotan, Makanan Siswa Diangkut Gerobak Diduga Tak Layak

5 hours ago 4

Distribusi MBG di SDN Citaringgul 02 Tuai Sorotan, Makanan Siswa Diangkut Gerobak Diduga Tak Layak

Satunews.id, Bogor – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Citaringgul 02, Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan para orang tua siswa. Pasalnya, proses distribusi makanan untuk para pelajar diduga menggunakan gerobak roda bak yang dinilai tidak layak dan menyerupai bak sampah.

Kondisi tersebut memicu kritik dari warga karena dianggap tidak mencerminkan standar kebersihan dan kehigienisan dalam penyaluran makanan bagi anak-anak sekolah. Program yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa itu justru dikhawatirkan menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini program untuk anak-anak sekolah. Harusnya pengangkutan makanan dilakukan dengan cara yang bersih dan layak, bukan memakai gerobak yang terkesan seperti bak sampah,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Warga menilai, apabila akses kendaraan menuju sekolah menjadi kendala, pihak pelaksana seharusnya mampu menyediakan solusi distribusi yang lebih aman, higienis, dan manusiawi. Mereka khawatir metode distribusi seperti itu dapat memengaruhi kualitas makanan sekaligus menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.

Sorotan publik pun semakin menguat karena Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Karena itu, masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi di lapangan.

“Jangan sampai program yang tujuannya baik malah tercoreng akibat kelalaian teknis yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal,” tambah warga lainnya.

Masyarakat berharap pemerintah maupun pihak penyelenggara segera melakukan pembenahan, mulai dari standar alat distribusi hingga pengawasan teknis di lapangan, agar makanan yang diterima siswa benar-benar terjamin kebersihan dan keamanannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penggunaan sarana distribusi makanan tersebut. Publik kini menunggu langkah cepat dan evaluasi konkret agar polemik ini tidak semakin meluas dan mencederai semangat Program Makan Bergizi Gratis.

(Tim)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |