Bogor, Satunews.id – Pemerintah Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun desa secara terarah dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Aula Kantor Desa Cikahuripan, Rabu malam (13/5/2026).
Musdes yang berlangsung hangat namun penuh substansi tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan desa, memperkuat kegiatan keagamaan, hingga mendorong peningkatan kualitas lingkungan melalui sejumlah agenda prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Rapat dibuka oleh Sekretaris Desa, Encin, dengan memaparkan tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan bersama perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta seluruh Ketua RW se-Desa Cikahuripan.

Agenda pertama membahas persiapan Milad Sinling ke-13 yang akan dikemas dalam rangkaian Tabligh Akbar Desa Cikahuripan, sebagai momentum memperkuat syiar Islam dan ukhuwah masyarakat.
Agenda kedua menitikberatkan pada perubahan akselerasi pembangunan desa tahun 2026 sekaligus pembahasan dan penetapan rencana Bantuan Keuangan (Bankeu) Tahun 2027, yang menjadi pijakan penting bagi arah pembangunan jangka menengah desa.
Sementara agenda ketiga menjadi sorotan khusus, yakni penyerahan bantuan mesin potong rumput kepada 28 Ketua RW, sebagai bentuk nyata dukungan Pemerintah Desa dalam menjaga kebersihan, estetika, dan kenyamanan lingkungan warga.
Turut hadir dalam Musdes tersebut Kepala Desa Andi Upi, Sekdes Encin, Ketua BPD Dwi Suprapto, Ahmad Sidik, pihak BUMDes, Makmur Nurhendi, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, Babinsa Ade, Bhabinkamtibmas Wisnu, Satpol PP, Limas Desa, tokoh masyarakat, serta seluruh Ketua RW.

Dalam arahannya, Kepala Desa Andi Upi menegaskan bahwa kegiatan Sinergi Lingkungan (Sinling) harus terus diperkuat di setiap masjid di wilayah Cikahuripan, terlebih menjelang Milad Sinling ke-13 dan momentum Hari Raya Idul Adha.
“Saya berharap kegiatan Sinling di setiap masjid semakin ditingkatkan. Ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan warga,” tegas Andi Upi.
Tak hanya menyoroti kegiatan keagamaan, Andi Upi juga menegaskan pentingnya budaya hidup bersih di seluruh lingkungan kampung maupun perumahan.
Menurutnya, meskipun desa saat ini menghadapi tantangan berupa pemangkasan anggaran Dana Desa, Pemerintah Desa Cikahuripan tetap berkomitmen menjalankan program prioritas, terutama pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan drainase.
“Walaupun ada penyesuaian anggaran, pembangunan prioritas tetap berjalan. Perbaikan jalan dan saluran air yang paling mendesak akan tetap kami utamakan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret mendukung kebersihan lingkungan, Andi Upi secara simbolis menyerahkan mesin potong rumput kepada seluruh Ketua RW.
Ia menekankan agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk membersihkan lahan kosong dan area perumahan yang belum terbangun agar tidak menjadi kawasan kumuh.
“Gunakan alat ini sebaik mungkin. Jangan biarkan rumput liar merusak wajah lingkungan kita. Desa yang bersih adalah cermin kepedulian warganya,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua BPD Dwi Suprapto memaparkan secara rinci rancangan Bankeu 2027 melalui layar proyektor, mulai dari usulan yang telah direvisi di tingkat kecamatan hingga tahapan implementasinya, agar seluruh peserta memahami arah kebijakan pembangunan desa secara transparan.
Salah satu momen yang paling mendapat perhatian adalah saat pembagian mesin potong rumput kepada para Ketua RW. Bantuan tersebut disambut antusias sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah desa terhadap kebutuhan lingkungan warga.
Ketua RW 016 Perumahan Mega Residence, Tukul, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Cikahuripan, khususnya Bapak Kepala Desa Andi Upi. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan kami agar tetap bersih, nyaman, dan aman,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan agar Kepala Desa Andi Upi selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Desa Cikahuripan hingga akhir masa jabatannya.
Musdes kali ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Desa Cikahuripan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius membangun solidaritas sosial, memperkuat nilai keagamaan, serta menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan berdaya saing di tengah tantangan anggaran yang ada.
(Aminah)

3 hours ago
5


















































