Sinergi Bina Marga dan Pentahelix, Bupati Bandung Tinjau Langsung Proyek Penanganan Banjir

4 hours ago 5

Dayeuhkolot ( Satunews.id )– Upaya penanganan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot terus digencarkan melalui kolaborasi Tim Pentahelix. Salah satu langkah konkret yang saat ini dilakukan adalah pemasangan box culvert di Jalan Terusan Moch Toha, tepatnya di perempatan Jalan Radio Palasari.

Pemasangan tersebut dilaksanakan oleh pihak Bina Marga Provinsi Jawa Barat sebagai tindak lanjut dari usulan mitigasi yang diajukan Tim Pentahelix Dayeuhkolot, guna memperlancar aliran air dan mengurangi titik genangan yang kerap terjadi saat hujan deras.

Bupati Bandung, Kang DS, turut melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot pada Sabtu (11/04). Dalam kunjungannya, Bupati juga meninjau wilayah terdampak lainnya seperti Bojongsoang dan Margahayu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berada di Dayeuhkolot, Bupati meninjau proses perbaikan drainase serta kegiatan penyedotan air pada box kontrol yang dilakukan oleh Tim Pentahelix. Dalam peninjauan tersebut, diketahui bahwa saluran air yang sebelumnya berkelok kini telah diluruskan guna memperlancar arus air.

Namun demikian, dalam proses pengerjaan ditemukan adanya sebuah box control yang diduga milik PDAM, baik dari Kota Bandung maupun Kertaraharja, yang berpotensi menghambat aliran air.

“Kita melihat ada saluran air yang terhambat oleh box control PDAM. Kami akan segera berkoordinasi untuk memastikan kepemilikan aset tersebut agar bisa dilakukan penyesuaian tanpa mengganggu distribusi air ke masyarakat,” ujar Kang DS di lokasi

Lebih lanjut, Kang DS mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan banjir melalui konsep Pentahelix, mulai dari unsur pemerintah, TNI/Polri hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Tri selaku Ketua Tim Pentahelix Dayeuhkolot, dan seluruh warga yang sudah kompak melakukan perbaikan secara swadaya maupun kolektif. Manfaatnya sudah mulai terasa,” tambahnya.

Selain pembenahan drainase, Pemerintah Kabupaten Bandung juga tengah menyiapkan sejumlah rencana infrastruktur strategis, di antaranya pembangunan jembatan di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot. Proses lelang direncanakan akan dimulai pada bulan depan guna memperkuat aksesibilitas warga.

Ketua Tim Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Harmanto, turut menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari pihak Bina Marga Provinsi dalam menindaklanjuti usulan di lapangan.

“Terima kasih kepada pihak Bina Marga Provinsi yang sudah bergerak cepat (gercep) menindaklanjuti usulan dari Tim Pentahelix. Kolaborasi seperti ini yang kami harapkan terus terjaga, agar penanganan banjir bisa lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Tri.

Dengan sinergi yang terus diperkuat melalui skema Pentahelix, Pemerintah Kabupaten Bandung optimistis penanganan banjir di Dayeuhkolot dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan hingga tuntas. (**)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |