Reses DPRD di Cileungsi: Sampah dan Pendidikan Jadi Sorotan Utama

8 hours ago 5

Reses DPRD di Cileungsi: Sampah dan Pendidikan Jadi Sorotan Utama

satunews.id – Cileungsi, Bogor – Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi lokasi pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang digelar di Aula Kecamatan Cileungsi, Senin (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi para wakil rakyat untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat lintas sektor.

Reses tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor dari berbagai fraksi, di antaranya Ahmad Fatoni (Fraksi PKS), Amin Sugandi (Fraksi Golkar), Beben Suhendar (Fraksi Gerindra), Rudi Sabana (Fraksi Hanura), serta Junaidi Samsudin, SH (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan/PPP). Kehadiran para legislator ini disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan forum dialog terbuka untuk menyampaikan berbagai keluhan, usulan, serta harapan pembangunan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyampaiannya, Ahmad Fatoni menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi keluhan utama warga Cileungsi. Ia menegaskan perlunya langkah konkret, terintegrasi, dan berkelanjutan agar masalah lingkungan tersebut tidak terus berlarut.

“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat, disertai dukungan sarana serta sistem pengelolaan yang baik,” tegasnya.

Sementara itu, Amin Sugandi menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, seiring pesatnya pertumbuhan penduduk di wilayah Cileungsi. Menurutnya, ketersediaan fasilitas pendidikan yang layak menjadi faktor kunci dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan.

“Kami banyak menerima aspirasi terkait kondisi gedung sekolah, ruang kelas, hingga fasilitas penunjang. Ini akan menjadi perhatian serius agar kualitas pendidikan di Cileungsi terus meningkat,” ujarnya.

Dari Fraksi Gerindra, Beben Suhendar memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan reses akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD sesuai kewenangan yang ada.

“Reses adalah amanah konstitusional. Ini menjadi kewajiban kami untuk mendengar langsung suara rakyat dan memperjuangkannya dalam program pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Junaidi Samsudin, SH dari Fraksi PPP menekankan pentingnya penguatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat agar pertumbuhan wilayah Cileungsi berjalan seimbang dan berkeadilan.

“Aspirasi warga harus diterjemahkan menjadi kebijakan nyata. Infrastruktur yang baik, pelayanan publik yang prima, serta penguatan ekonomi kerakyatan menjadi kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Rudi Sabana dari Fraksi Hanura. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi masyarakat Cileungsi agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah secara nyata.

“Setiap keluhan dan harapan warga akan kami bawa ke DPRD untuk diperjuangkan, agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan reses berlangsung kondusif, interaktif, dan penuh antusiasme, dengan berbagai masukan strategis yang diharapkan mampu menjadi bahan perumusan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kecamatan Cileungsi.

(Aminah)***

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |