Bantarjati Ngahiji dalam Cahaya Isra Mi’raj, Perkuat Ukhuwah Sambut Ramadhan 1447 H
satunews.id – Bogor – Pemerintah Desa Bantarjati menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan penutupan sementara pengajian bulanan desa menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan penuh kekhidmatan ini berlangsung pada Jumat (6/2/2026), bertempat di aula desa yang baru selesai direnovasi.
Sejak kepemimpinan Kepala Desa Supena Jaya Atmaja, Pemerintah Desa Bantarjati secara konsisten melaksanakan program pengajian bulanan yang dimotori oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Bantarjati. Program ini sejalan dengan moto desa “Bantarjati Ngahiji”, sebagai ikhtiar merangkul para alim ulama serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Bantarjati Ngahiji dalam Cahaya Isra Mi’raj, Perkuat Ukhuwah Sambut Ramadhan 1447 HKegiatan tersebut dihadiri para alim ulama, tokoh agama, pengurus DKM, jamaah masjid, serta majelis taklim se-Desa Bantarjati. Suasana khusyuk dan penuh kehangatan mewarnai jalannya acara, menjadi momentum spiritual penting menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Ketua MUI Desa Bantarjati, H. Mudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Desa atas konsistensi dalam mendukung dan menyelenggarakan pengajian bulanan yang telah berjalan selama empat tahun terakhir.
“Berawal dari kegiatan Jumat Keliling (Jumling) Kepala Desa untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga, muncul usulan dari para asatidz agar diadakan pengajian tingkat desa. Alhamdulillah, usulan itu direspons dengan sangat baik,” ujar H. Mudin.
Ia juga mengungkapkan bahwa MUI Desa Bantarjati tidak menerima alokasi anggaran dari pusat. Seluruh kegiatan pengajian, termasuk peringatan Isra Mi’raj ini, sepenuhnya didukung secara pribadi oleh Kepala Desa.
“MUI Desa tidak memiliki anggaran. Seluruh kegiatan selama empat tahun ini, termasuk acara hari ini, murni berasal dari kantong pribadi Kepala Desa. Ini bentuk ketulusan dan kepedulian beliau terhadap syiar Islam di Bantarjati,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bantarjati Supena Jaya Atmaja dalam sambutannya menekankan pentingnya menuntut ilmu, menjaga ukhuwah, serta meningkatkan kewaspadaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pengajian bulanan ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah para kiai, tokoh agama, dan warga, agar Bantarjati benar-benar ngahiji, bersatu dalam kebersamaan,” ungkap Supena.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial, mengingat dampak hukum dan sosial yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan teknologi informasi.
“Media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana dakwah, edukasi, dan pemersatu, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan,” pesannya.
Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi momentum refleksi spiritual bagi masyarakat Desa Bantarjati, sekaligus penguat semangat menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih, iman yang kokoh, serta ukhuwah yang semakin erat.
(Amh)*”

1 day ago
6


















































