Wabup UNA: Jangan Larut dalam Musibah, Saatnya Bangkit Bersama Membangun Lombok Barat

7 hours ago 6

HarianNusa, Lombok Barat  — Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha,  mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak larut dalam situasi sulit yang tengah dihadapi Lombok Barat. Menurutnya, musibah yang terjadi harus menjadi pelajaran berharga sekaligus momentum untuk membangun daerah yang lebih kuat, maju, mandiri, dan bersih.

“Kita sedang menerima musibah yang cukup besar. Tapi menurut saya, ini adalah pelajaran yang sangat berharga untuk kita semua. Mari kita bersama-sama membangun Lombok Barat yang maju dan mandiri,” ujar Wabup UNA, sapaan akrabnya, Jumat, (14/8) di Becingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat. 

Ia menekankan, upaya tersebut membutuhkan komitmen, kesadaran, dan kebersamaan seluruh elemen, terutama jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Wabup juga memahami adanya kekhawatiran yang dirasakan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) maupun aparatur pemerintahan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah pejabat dan dirinya sendiri disebut telah dimintai keterangan sebagai saksi dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Menurutnya, rasa takut, cemas, dan khawatir merupakan hal yang manusiawi. Namun, kekhawatiran itu tidak boleh membuat roda pemerintahan berhenti.

“Kalau kita berada dalam pekerjaan yang mungkin berisiko, tetapi kita tetap aman dalam aturan, maka tidak ada yang harus kita khawatirkan,” katanya.

Ia meminta seluruh jajaran Pemkab Lombok Barat untuk segera bangkit dan kembali fokus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Wabup mengakui, kondisi saat ini membuat suasana pemerintahan berbeda. Sebagai wakil bupati, ia biasanya menjalani berbagai kegiatan bersama kepala daerah. Namun, situasi tersebut membuat dirinya kini harus lebih banyak tampil di depan.

“Ada rasa yang hilang, ada sesuatu yang hilang dan suasananya berubah. Tetapi ini bagian dari takdir Allah yang luar biasa maknanya untuk kita semua. Takdir Allah tidak bisa kita tolak dan tidak bisa kita cegah,” ujarnya haru.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan.

“Mari kita satukan semangat dan tekad bahwa kita akan kuat bersama-sama melalui badai ini. Kita akan bisa menjadikan Kabupaten Lombok Barat yang kokoh dan mampu melayani masyarakat,” tegasnya.

Wabup menegaskan, Lombok Barat bukan milik individu maupun kelompok tertentu. Daerah ini merupakan rumah besar yang harus dijaga bersama.

“Lombok Barat ini adalah milik kita bersama. Lombok Barat bukan milik perorangan, bukan milik bupati atau wakil bupati. Lombok Barat adalah rumah besar kita bersama yang harus kita jaga,” katanya.

Ia juga menyebut situasi yang dihadapinya saat ini sebagai proses pembelajaran yang mempercepat kedewasaan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin.

Dirinya mengaku tidak pernah membayangkan akan berada dalam situasi seperti sekarang. Namun, ia memilih menerima kondisi tersebut sebagai bagian dari takdir sekaligus kesempatan untuk belajar lebih banyak.

“Saya ingin menjadi pemimpin yang banyak mendengar, mendengar suara hati masyarakat dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Wabup mengajak seluruh jajaran birokrasi untuk bersama-sama membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Ia berharap tidak ada lagi kepala OPD atau pejabat yang mengatasnamakan pimpinan untuk meminta sesuatu, menjanjikan jabatan, ataupun melakukan tindakan lain yang tidak sesuai dengan aturan.

“Saya ingin kita bersama-sama kuat, kita bersama-sama menghadirkan pemerintah yang bersih dan pemerintah yang mampu melayani rakyatnya,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak terjebak pada anggapan bahwa kondisi yang terjadi merupakan “kutukan” bagi Lombok Barat.

“Jangan ada lagi seloroh-seloroh di luar sana bahwa ini kutukan untuk Lombok Barat. Kutukan itu tidak ada. Kita bisa keluar dari itu dengan tekad bersama,” katanya.

Menurutnya, dengan kebersamaan, keikhlasan, dan komitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan, Lombok Barat diyakini mampu melewati masa sulit dan bangkit menjadi daerah yang lebih kokoh.

“Mari kita bersama-sama keluar dari musibah ini dan membangun Lombok Barat yang bersih,” pungkasnya. (F*)

Ket. Foto:

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha atau yang akrab disapa Wabup UNA. (HarianNusa/fit)

- Advertisement -

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |