Kolaborasi Pentahelix, Survey Terpadu Siapkan Pembongkaran Drainase hingga Normalisasi

6 hours ago 9

Satunews.id

Kab. Bandung — Upaya penanganan banjir di kawasan Jalan Moch Toha, tepatnya di perempatan Palasari, terus menunjukkan progres nyata. Pada Selasa (7/4/2026), Tim Pentahelix bersama sejumlah instansi terkait melakukan survey lapangan sebagai langkah awal penanganan terpadu.

Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi antara Tim Pentahelix, Dinas Bina Marga, serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bandung. Hasil survey menyepakati rencana pembongkaran drainase di titik rawan genangan yang selama ini menjadi penyebab utama banjir saat hujan deras.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Pentahelix, Tri Harmanto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan semua pihak dalam mengatasi persoalan klasik banjir di wilayah tersebut.

“Kami hari ini melakukan survey langsung di lokasi perempatan Palasari. Rencananya akan dilakukan pembongkaran drainase secara kolaboratif bersama Dinas Bina Marga dan PU Kabupaten Bandung. Ini merupakan langkah konkret agar aliran air bisa lebih optimal,” ujar Tri Harmanto di lokasi

Selain itu, pada hari yang sama, Tim Pentahelix juga melakukan koordinasi dan survey bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui Satpel Cimahi Ciasem Hulu. Kegiatan ini difokuskan pada rencana penanganan jangka menengah dan panjang di aliran Sungai Cipalasari.

Adapun rencana pelaksanaan yang akan dilakukan meliputi pemasangan pintu air di tujuh titik strategis, pemasangan trestek atau jaring sampah untuk mengantisipasi penyumbatan aliran, normalisasi Sungai Cipalasari, serta pembangunan dan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT).

Tri Harmanto menambahkan bahwa sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam mengurangi risiko banjir, sekaligus memperbaiki sistem drainase dan aliran sungai secara menyeluruh.

“Kami tidak hanya fokus pada penanganan sementara, tetapi juga menyiapkan solusi jangka panjang. Dengan adanya pemasangan pintu air, jaring sampah, hingga normalisasi sungai dan pembangunan TPT, diharapkan kawasan Palasari ke depan bisa terbebas dari genangan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan berbagai pihak terkait, penanganan banjir di kawasan Palasari diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan. (**)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |