Meraih Berkah di Ujung Ramadhan: Junaidi Samsudin Santuni Ratusan Anak Yatim, Hangatkan Silaturahmi di Limusnunggal

4 days ago 4

Meraih Berkah di Ujung Ramadhan: Junaidi Samsudin Santuni Ratusan Anak Yatim, Hangatkan Silaturahmi di Limusnunggal

satunews.id | Bogor — Menyongsong akhir bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, suasana khidmat dan penuh kehangatan terasa di Aula Majelis Ta’lim Baitul Jannah, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (18/03/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Junaidi Samsudin, SH, menggelar kegiatan bertajuk “Meraih Berkah Ramadhan” berupa santunan dan buka puasa bersama anak yatim. Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai ini berlangsung lancar, tertib, dan sarat makna kebersamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tawasul dan doa bersama, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. Kehadiran unsur aparatur desa, Forkopimcam, Ketua MUI, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader relawan Junsam, serta masyarakat umum semakin menambah khidmat suasana. Diperkirakan lebih dari 1.000 jamaah memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Junaidi Samsudin yang akrab disapa Junsam menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menebar kepedulian dan memperkuat ikatan sosial.

“Di penghujung Ramadhan ini, berbagi dengan anak yatim adalah keberkahan yang tak ternilai. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di masa mendatang.

Alhamdulillah, kita diberi nikmat sehat, umur panjang, dan kesempatan untuk bersilaturahmi serta berbagi. Semoga menjadi ladang amal bagi kita semua,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

Senada dengan itu, Kepala Desa Limusnunggal, H. Galih Rakasiwi, S.IP, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan sosial keagamaan seperti ini dapat terus digelar sebagai jembatan mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI setempat, dilanjutkan dengan buka puasa dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. Di penghujung kegiatan, seluruh hadirin saling bersalaman, mempererat ukhuwah, seraya mengucapkan dengan penuh keikhlasan:

“Taqoballahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.”

Momentum ini menjadi penegas bahwa Ramadhan bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga ruang untuk memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan, dan persatuan di tengah masyarakat.

(Aminah)**

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |