Pemkab OKU dan BPS Luncurkan Program Desa Cantik 2026, Tiga Desa Siap Dibina

5 hours ago 8

Satunews.id, Baturaja – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan data desa yang akurat dan berkualitas.

Pencanangan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (06/04/2026), dihadiri Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri, Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Moh. Wahyu Yulianto, serta Kepala BPS OKU Anugerahani Prasetyowati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati OKU menegaskan pentingnya dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala desa dalam menyukseskan program Desa Cantik melalui penyediaan data yang akurat dan faktual.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepada OPD terkait, camat, dan kepala desa, mari kita bersama-sama mendukung BPS dengan memberikan data yang akurat dan sebenarnya agar pembinaan Desa Cantik ini berjalan sesuai harapan,” ujar Wakil Bupati OKU, Marjito Bachri.

Adapun tiga desa yang terpilih dalam program pembinaan Desa Cantik Tahun 2026 yakni Desa Batumarta II dan Desa Marta Jaya di Kecamatan Lubuk Raja, serta Desa Pandan Dulang di Kecamatan Semidang Aji. Pencanangan ditandai dengan penekanan layar secara bersama oleh Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran BPS.

Menurut Marjito, program Desa Cantik memiliki manfaat besar dalam mendukung pembangunan desa yang tepat sasaran. Data statistik yang valid menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan, penentuan program prioritas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi capaian sebelumnya, di mana Desa Lubuk Batang Baru berhasil meraih predikat Desa Cantik tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa lain di Kabupaten OKU.

“Harapan kita, tiga desa yang dibina tahun ini dapat mengikuti jejak tersebut dan berprestasi di tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS OKU Anugerahani Prasetyowati menjelaskan bahwa penetapan tiga desa tersebut telah melalui proses verifikasi dan mengacu pada kebijakan pusat, di mana setiap BPS kabupaten/kota membina tiga desa dalam program Desa Cantik setiap tahunnya.

“Kami akan melakukan pembinaan secara intensif terhadap tiga desa ini agar mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa, khususnya dalam pengelolaan data,” jelasnya.

Ia menambahkan, pencanangan ini merupakan langkah awal menuju ajang tingkat nasional. Namun demikian, fokus utama tetap pada peningkatan kompetensi aparatur desa dalam mengelola data statistik secara mandiri dan berkelanjutan.

Program Desa Cantik diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata kelola data desa yang lebih baik, sehingga mendukung pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Kabupaten OKU.

(diego)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |