Posbakum Desa Ciangsana Dibangun, Warga Kini Punya Akses Nyata Menuju Keadilan

5 hours ago 10

Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menunjukkan langkah konkret dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat. Pembangunan Gedung Pos Bantuan Hukum kini resmi dimulai, Kamis, 9 April 2026, sebagai wujud komitmen menghadirkan layanan hukum yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau bagi seluruh warga.

Berlokasi strategis di Jalan Raya K.H. Rafe’i Nomor 1, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan simbol keberpihakan pemerintah desa terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, yakni keadilan. Dengan anggaran sebesar Rp466.457.100 yang bersumber dari dana BHPRD Tahun 2026, pembangunan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial warga.

Pengerjaan yang ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kerja ini dipercayakan kepada Tim Pelaksana Kegiatan Desa. Proses pembangunan tidak hanya difokuskan pada kualitas bangunan, tetapi juga pada kesiapan sistem pelayanan hukum yang akan dijalankan setelah gedung tersebut beroperasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke depan, Posbakum Desa Ciangsana akan menjadi pusat layanan hukum di tingkat desa yang memberikan berbagai fasilitas, mulai dari konsultasi hukum gratis, pendampingan perkara, hingga edukasi hukum kepada masyarakat. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara masyarakat dengan akses hukum yang selama ini dinilai sulit, mahal, dan berbelit.

Kepala Desa Ciangsana, H. Udin Saputra, menegaskan bahwa pembangunan Posbakum bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan bagian dari komitmen moral pemerintah desa dalam memberikan perlindungan dan pelayanan yang adil bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, masih banyak warga yang menghadapi persoalan hukum namun tidak memiliki akses maupun kemampuan untuk mendapatkan pendampingan. Dengan hadirnya Posbakum, diharapkan tidak ada lagi warga yang merasa sendirian dalam menghadapi masalah hukum.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proses pembangunan akan berjalan secara transparan dan akuntabel. Pemerintah desa berkomitmen menjaga kualitas pembangunan sekaligus memastikan proyek selesai tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Respons masyarakat terhadap pembangunan ini pun cukup positif. Selama ini, berbagai persoalan hukum di tingkat warga sering kali tidak terselesaikan karena keterbatasan akses, biaya, maupun minimnya pemahaman hukum. Kondisi tersebut kerap menimbulkan ketidakpastian dan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat.

Dengan hadirnya Posbakum, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan pendampingan hukum yang layak. Selain itu, edukasi hukum yang akan diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sehingga potensi konflik dapat diminimalisir sejak dini.

Pembangunan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Pemerintah desa tidak hanya hadir sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pelindung dan fasilitator bagi warganya.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, Desa Ciangsana menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik tetap dapat dilakukan. Posbakum menjadi bukti bahwa akses terhadap keadilan bukan lagi hal yang jauh, melainkan dapat dihadirkan langsung di tengah masyarakat.

Ke depan, keberadaan Posbakum diharapkan tidak hanya menjadi tempat layanan hukum, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Dengan langkah ini, Desa Ciangsana menegaskan komitmennya untuk membuka akses keadilan seluas-luasnya, memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan perlindungan hukum, serta menghadirkan pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

(Aminah)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |