Panen Lele KWT Cinta RW 21 Ciangsana, Bukti Nyata Perempuan Desa Menggerakkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

14 hours ago 9

Panen Lele KWT Cinta RW 21 Ciangsana, Bukti Nyata Perempuan Desa Menggerakkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

Satunews.id, BOGOR – Semangat kemandirian dan gotong royong masyarakat kembali terlihat di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Rabu (10/06/2026), Kepala Desa Ciangsana H. Udin Saputra, SH., MM. bersama Achmad Fathoni> menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan panen lele bersama anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cinta RW 21 Komplek TNI AL Desa Ciangsana.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias dan menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Wanita Tani mampu memberikan kontribusi besar dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen lele yang dilaksanakan bersama para anggota KWT Cinta RW 21 menjadi simbol keberhasilan kerja keras, kekompakan, dan semangat kebersamaan kaum perempuan dalam mengelola usaha produktif yang bernilai ekonomi. Program ini diharapkan terus berkembang sehingga mampu menjadi inspirasi bagi kelompok-kelompok masyarakat lainnya untuk memanfaatkan potensi lokal secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Ciangsana H. Udin Saputra, SH., MM. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota KWT Cinta RW 21 atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung program ketahanan pangan desa.

“Keberhasilan panen lele ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh anggota Kelompok Wanita Tani. Pemerintah Desa Ciangsana akan terus mendukung setiap program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah positif menuju Desa Ciangsana yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKS, Achmad Fathoni, menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan perikanan berbasis masyarakat sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Suasana panen berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Kepala Desa, Anggota DPRD, serta seluruh anggota KWT Cinta RW 21 turut memanen lele secara langsung, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari lingkungan terkecil.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Ciangsana berharap keberadaan Kelompok Wanita Tani tidak hanya menjadi wadah pemberdayaan perempuan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dan contoh nyata bahwa desa mampu menciptakan inovasi yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dari tangan-tangan perempuan tangguh lahir ketahanan pangan, dari semangat gotong royong tumbuh harapan menuju Desa Ciangsana yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.”

(Aminah)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |