Satunews id
Kab. Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna mencanangkan Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS (Salam Sapa Pagi Anak Bedas Cerdas) yang dilaksanakan di seluruh sekolah se-Kabupaten Bandung mulai hari pertama masuk sekolah Semester Genap Tahun 2026, Senin (12/1/2026).
Pencanangan program tersebut ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dengan melakukan monitoring ke sejumlah sekolah untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai kebijakan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, mengatakan monitoring dilakukan oleh pejabat struktural dan pengawas sekolah guna memastikan kelancaran hari pertama masuk sekolah setelah libur semester.
“Seluruh pejabat struktural dan pengawas ditugaskan memastikan pelaksanaan hari pertama masuk sekolah berjalan lancar, termasuk pelaksanaan SAPA BEDAS,” ujar Asep Kusumah di Soreang, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, pada hari pertama masuk sekolah terdapat dua agenda utama, yakni pelaksanaan Pagi Ceria, Senam, dan Upacara Bendera sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026, serta pelaksanaan Gerakan Bersama Edukasi SAPA BEDAS berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Nomor: 100.3.4.4/0073/Disdik/2026.
Menurut Asep, SAPA BEDAS merupakan kebijakan Bupati Bandung dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan, khususnya penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan salam dan sapa antara kepala sekolah, guru, dan peserta didik.
“Melalui SAPA BEDAS dibangun hubungan emosional yang positif antara warga sekolah sekaligus memantau kesiapan peserta didik mengikuti pembelajaran,” katanya.
Dalam kegiatan monitoring, Asep Kusumah mengunjungi SDN Sukarasa Desa Cileunyi Wetan, SMPN 2 Cileunyi, dan SMPN 1 Soreang. Dari hasil pemantauan sementara, seluruh aktivitas hari pertama masuk sekolah berjalan lancar.
“Kehadiran peserta didik, guru, dan kepala sekolah relatif 100 persen. Tidak ada kendala, dan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib,” ujarnya.
Asep menegaskan, pelaksanaan SAPA BEDAS tidak bersifat seremonial. Program tersebut wajib dilaksanakan setiap hari sekolah, di mana kepala sekolah dan tenaga pendidik sudah menyambut peserta didik sejak pukul 06.30 WIB di area sekolah.
“Ini menjadi kebijakan Bupati Bandung untuk memperkuat pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak,” tuturnya.
Lebih lanjut, SAPA BEDAS juga akan menjadi salah satu indikator penilaian Anugerah Bidang Pendidikan Kabupaten Bandung Tahun 2026, sebagai bentuk keseriusan sekolah dalam membangun budaya positif dan hubungan emosional yang sehat di lingkungan pendidikan.
“Dengan hubungan emosional yang baik, diharapkan dapat meminimalisir potensi kekerasan dan perundungan di sekolah, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif,” pungkasnya.

1 week ago
35


















































