Pantau Kesiapan Mudik di Jogja, Menko Polkam Minta Pelayanan 24 Jam Dioptimalkan

6 hours ago 1

Satunews.Id

‎Yogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, meninjau kesiapan arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (4/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelayanan bagi pemudik.

‎Kita ini sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat, sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat,  ujar Djamari saat meninjau di area bandara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Djamari meminta pengelola bandara mempersiapkan pelayanan dengan optimal, termasuk mengizinkan maskapai yang ingin beroperasi selama 24 jam. Ia menyoroti pentingnya manajemen informasi jika terjadi penundaan penerbangan (delay).

‎‎Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu,  tegasnya.

‎Hal serupa ditekankan saat berkunjung ke Stasiun Tugu. Menko Polkam mengingatkan para petugas di sektor pelayanan publik akan konsekuensi pekerjaan yang tidak mengenal libur, terutama saat hari raya.

‎‎Saya ingin katakan agar atur pembagian tugas dengan baik, jangan sampai menimbulkan kelengahan, kelelahan, dan kejenuhan. Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan, Ok kata Djamari di Stasiun Tugu.

‎Ia meminta PT KAI berkoordinasi dengan Forkopimda, TNI, dan Polri untuk menjamin kelancaran tugas.  Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita, imbuhnya.

Potensi 8 Juta Pergerakan Pemudik di DIY

‎‎Asisten Sekretariat Daerah (Setda) DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aria Nugrahadi, menyebutkan potensi pergerakan pemudik yang masuk ke DIY mencapai 8 juta orang.

‎‎Tentunya kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk bisa menyambut, melayani dalam rangkaian lebaran nanti menjadi lebih baik,” katanya.

‎‎General Manager YIA, Ruly Artha, menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan posko terpadu yang akan beroperasi penuh mulai 11 Maret dengan melibatkan 669 personel. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 Maret. Bandara juga telah memfasilitasi permintaan maskapai untuk penerbangan 24 jam.

‎‎Direktur Operasi PT KAI, Awan H. Purwadinata, menyampaikan bahwa puncak arus mudik di Stasiun Tugu diprediksi tidak seramai arus balik. Pihaknya akan fokus pada pemantauan di daerah rawan dan pintu perlintasan sebidang.

‎‎Intinya kami siap untuk melakukan pelayanan, kami juga butuh dukungan dari Kemenko Polkam terkait dengan peningkatan pelayanan,  ujar Awan.

‎Turut hadir dalam peninjauan tersebut Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan dan sejumlah deputi serta staf khusus Kemenko Polkam.

‎( RD )

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |