PLN Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional di Terara

7 hours ago 5

HarianNusa, Lombok Timur — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan informal yang inklusif bagi anak anak dan lansia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. PLN telah menyediakan tempat belajar yang layak untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan masyarakat. Fasilitas ini dimanfaatkan dalam kegiatan literasi kesehatan yang melibatkan mahasiswa internasional dari Utrecht University Netherlands dan OTR University Germany bersama 20 anak di Ecoschool Lentera Intergeneration, Desa Terara, Kabupaten Lombok Timur. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang bertema Global Health yang memberi kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat di Indonesia, sekaligus berinteraksi langsung dengan komunitas lokal. Melalui pendekatan pembelajaran kreatif dan interaktif, peserta anak-anak dikenalkan pada konsep kesehatan dasar dan perilaku hidup bersih.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa menggunakan permainan edukatif berbahasa asing yang dirancang untuk mendorong anak-anak belajar secara menyenangkan. Pendekatan ini terbukti membantu meningkatkan kepercayaan diri anak, memperluas kemampuan komunikasi, serta menanamkan kesadaran pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini.

Selama sesi berlangsung, seluruh 20 anak menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mampu merespons instruksi sederhana dalam bahasa asing dan terlibat aktif dalam berbagai aktivitas kelompok. Pengalaman ini turut membuka wawasan lintas budaya dan memperkuat kemampuan adaptasi sosial pada usia sekolah dasar.

Pengelola Ecoschool Lentera Intergeneration, Romi, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak yang besar bagi komunitas. “Mahasiswa Belanda dan Jerman tidak hanya belajar tentang sistem kesehatan di NTB, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan intergenerasi, mulai dari edukasi kesehatan, aktivitas fisik, hingga mengenalkan bahasa asing kepada anak-anak. Ini menjadi platform knowledge sharing yang seimbang karena kami juga mendapatkan wawasan baru, termasuk dasar-dasar pekerja sosial yang mereka terapkan di Eropa,” ujarnya.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. “Ecoschool Lentera Intergeneration merupakan salah satu pilar penting program TJSL PLN dalam memperkuat kapasitas generasi muda NTB. Melalui kegiatan literasi kesehatan bersama mahasiswa internasional, anak-anak memperoleh wawasan baru tentang keberagaman dan praktik kesehatan global yang relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ecoschool Lentera Intergeneration, sebagai mitra utama kegiatan, menyediakan ruang belajar intergenerasi yang menekankan literasi lingkungan dan kesehatan. Pendampingan dari tim Ecoschool untuk anak2 dan lansia setiap kegiatan berjalan sesuai konteks sosial dan budaya setempat, sehingga materi mudah diterapkan dalam kehidupan anak-anak sehari-hari.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari program magang yang difasilitasi oleh Gentle Care Foundation Indonesia, lembaga nirlaba yang fokus pada pemberdayaan komunitas dan pengembangan kesehatan masyarakat. Program magang berlangsung selama tiga hingga enam bulan, dengan sesi kegiatan di Ecoschool dijalankan secara rutin setiap minggu.

Melalui kerja sama ini, PLN UIW NTB berharap pendidikan kesehatan berbasis komunitas semakin kuat dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemuda global yang ingin berkontribusi dalam isu kesehatan masyarakat. Upaya berkelanjutan ini selaras dengan komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat sosial yang berdampak bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat. (F*)

Ket. Foto:

Anak-anak tampak nyaman belajar dalam kegiatan literasi kesehatan bersama mahasiswa Internasional yang merupakan program TJSL PLN UIW NTB di Terara, Lombok Timur. (Ist)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |