Refocusing Bisnis, GNE Didorong Fokus Garap Material Konstruksi

1 day ago 5

HarianNusa, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kinerja PT Gerbang NTB Emas (GNE) agar kembali beroperasi secara normal, sehat, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT GNE yang digelar di Mataram, Rabu (07/01/2026).

Gubernur mengungkapkan bahwa hasil diskusi mendalam dengan Dewan Direksi serta berbagai pemangku kepentingan menyepakati satu arah besar bagi masa depan GNE, yakni melakukan refocusing bisnis dengan menempatkan material konstruksi sebagai core business perusahaan.

“PT GNE harus fokus. Ke depan hanya bergerak di bidang material konstruksi. Kita mulai dari traffic block yang sudah terbukti kompetitif, lalu berkembang ke precast, kraton, dan lini produk lain yang masih berada dalam satu ekosistem konstruksi,” tegas Gubernur.

Langkah ini dinilai krusial untuk memulihkan performa perusahaan sekaligus memperkuat daya saing GNE di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan fisik di NTB. Dengan fokus yang jelas, GNE diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pasar sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Gubernur juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran berharga. Menurutnya, kebangkitan perusahaan hanya bisa dicapai dengan keberanian mengakui kesalahan dan komitmen kuat untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

“Dalam pikiran saya hanya satu, bagaimana PT GNE bisa berjalan kembali dan melakukan bisnisnya secara normal. Apa yang terjadi di masa lalu kita jadikan pelajaran. Kesalahan kita catat, lalu kita perbaiki untuk membangun ke depan,” ujarnya.

Ia mencontohkan banyak perusahaan besar yang berhasil bangkit setelah melakukan re-engineering dan kembali pada bisnis inti mereka. Prinsip fokus inilah yang kini menjadi fondasi transformasi GNE.

Ke depan, PT GNE diharapkan tidak hanya pulih, tetapi juga berperan sebagai katalisator pembangunan daerah. Dengan menjadi pemasok utama material konstruksi untuk berbagai proyek strategis di NTB, GNE dapat berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Sebagai bagian dari upaya penyelamatan dan penguatan perusahaan, Pemprov NTB juga akan melakukan restrukturisasi manajemen. Perombakan jajaran Direksi dan Komisaris akan dilakukan untuk menghadirkan figur-figur profesional yang memiliki kapasitas dan rekam jejak kuat dalam mengelola bisnis.

Dalam kesempatan yang sama, 

Gubernur memaparkan rencana besar konsolidasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di NTB. Ke depan, BUMD akan dikelompokkan ke dalam dua holding utama, yakni Bank NTB sebagai holding sektor keuangan dan NTB Capital sebagai holding sektor non-keuangan. PT GNE akan menjadi salah satu anak perusahaan di bawah NTB Capital.

“Konsolidasi ini penting agar BUMD dikelola secara profesional, minim intervensi, dan berorientasi bisnis murni B to B. Pemerintah provinsi cukup berada di level holding,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelum proses integrasi tersebut, PT GNE harus segera melakukan konsolidasi internal, merapikan pembukuan, serta menyusun perencanaan bisnis yang matang. Dengan demikian, GNE tidak menjadi beban bagi holding, melainkan tampil sebagai kekuatan baru yang produktif dan menguntungkan.

Menutup arahannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada jajaran Komisaris dan Direksi atas berbagai upaya yang telah dilakukan sejauh ini. Ia berharap seluruh catatan dan pembelajaran yang diperoleh dapat menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan PT Gerbang NTB Emas sebagai BUMD andalan kebanggaan NTB. (F3)

Ket. Foto:

Kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Gerbang NTB Emas (GNE) yang digelar di Ruang Rapat GNE. (Ist)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |