Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

11 hours ago 8

Dayeuhkolot (Satunews.id) — Tidak ingin berlarut dalam penanganan dampak banjir, Tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot bergerak cepat dengan melaksanakan survey bersama DPUTR Pemerintah Kabupaten Bandung, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada penentuan langkah penanganan banjir yang menjadi skala prioritas. Tim langsung melakukan survey serta pengukuran di tujuh titik agar lebih terarah dan efektif.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari percepatan penanganan banjir.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usai melaksanakan survey, kami langsung bergerak. Tim Pentahelix bersama anggota Prima melakukan penyedotan genangan air di depan Ria Busana / Kantor pos giro Dayeuhkolot, karena pascabanjir lokasi tersebut masih tergenang dan sangat mengganggu aktivitas kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Tri.

Ia menambahkan, penanganan tidak hanya terfokus di satu titik. Tim Pentahelix juga dibagi ke beberapa lokasi terdampak lainnya.

“Selain di titik tersebut, sebagian tim kami tugaskan untuk melakukan penyedotan genangan di Jalan Sukabirus, tepatnya di sekitar jembatan depan SDN 12. Kemudian penyedotan di wilayah pemukiman RW 07 Desa Citeureup, pembersihan lumpur bersama warga di RW 03 Kelurahan Pesawahan, serta kegiatan bersih-bersih sampah di wilayah Bojongasih Desa Dayeuhkolot,” jelasnya.

Saat yang sama, Anggota Polsek Dayeuhkolot, Ujang Kodarrudin, mengungkapkan bahwa langkah cepat Pentahelix dalam melakukan penyedotan air sangat membantu kelancaran arus lalu lintas, baik bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Alhamdulillah, kami dari pihak kepolisian mengucapkan terima kasih banyak kepada Tim Pentahelix yang telah membantu menyedot genangan air. Karena jika air tidak segera ditangani, akan menimbulkan hambatan dan kemacetan bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ujang juga menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi yang selama ini terjalin baik antara Tim Pentahelix dengan pihak kepolisian serta instansi terkait lainnya.

“Sejauh ini, Pentahelix selalu berkoordinasi dengan kami dari kepolisian. Setiap akan melaksanakan kegiatan, baik dengan DPUTR, Bina Marga, maupun BBWS. Kolaborasi ini sangat penting dalam penanganan banjir di Dayeuhkolot,” katanya.

“Mudah-mudahan Pentahelix terus semangat dan konsisten dalam upaya penanganan banjir. Kita memahami bahwa banjir tidak bisa sepenuhnya dihilangkan karena faktor alam, apalagi Dayeuhkolot merupakan daerah cekungan. Namun, setidaknya kita bisa berupaya mengurangi dampaknya,” tambahnya.

Menurutnya, dengan kerja sama yang solid antara berbagai pihak, bukan tidak mungkin upaya penanganan banjir di Dayeuhkolot dapat menjadi catatan penting ke depan.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian dari sejarah, bahwa dengan kolaborasi Pentahelix, penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa semakin baik. Kita semua terus berusaha dan berdoa,” tutupnya. (**)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |