“Data Tak Bisa Dimanipulasi!” Pemdes Ciangsana Gaspol Wujudkan Tata Kelola Presisi, Libatkan Warga & Gandeng IPB

7 hours ago 5

Satunews.id, Bogor – Sabtu, 25 April 2026, Pemerintah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar Sosialisasi Data Desa Presisi (DDP) sebagai langkah tegas menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data akurat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Ciangsana ini menegaskan arah baru pembangunan desa: meninggalkan asumsi, beralih ke data presisi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Ciangsana H. Udin Saputra, SH., MM, Camat Gunung Putri Kurnia Indra, S.STP., M.Ec.Dev, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Drs. Hadijana, S.Sos., M.Si, Kepala Laboratorium Data Desa Presisi IPB Dr. Rajib Gandi, Ketua MUI Desa Ciangsana Ustadz Surya Atmaja, S.Pd.I, unsur Forkopimcam, aparatur desa, BPD, LPM, Linmas, RT/RW, serta tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ciangsana, H. Udin Saputra, menegaskan bahwa program DDP bukan kepentingan politik, melainkan komitmen bersama untuk memastikan pembangunan tepat sasaran.

“Program ini bukan agenda politik. Ini komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang transparan, berkelanjutan, dan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Kami juga berharap masyarakat berpartisipasi aktif agar proses Data Desa Presisi ini berjalan optimal,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, Pemdes Ciangsana akan terus memperkuat sinergi dengan Institut Pertanian Bogor dalam penguatan metodologi dan validitas data.

“Kami bersinergi dengan IPB agar data yang dihasilkan benar-benar presisi, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar kebijakan,” tambahnya.

Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi desa untuk bertransformasi menuju sistem berbasis data.

“Tidak boleh lagi ada program yang meleset karena data lemah. Validitas data adalah kunci. Kami berharap seluruh elemen desa bergerak bersama mengawal implementasi DDP ini,” ujarnya.

Ketua MUI Desa Ciangsana, Ustadz Surya Atmaja, mengajak masyarakat mendukung penuh program tersebut sebagai bagian dari ikhtiar membangun desa yang adil dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Drs. Hadijana, menegaskan bahwa Data Desa Presisi merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas kebijakan publik di tingkat desa. Senada, Kepala Laboratorium Data Desa Presisi IPB, Dr. Rajib Gandi, menyampaikan bahwa pendekatan ilmiah akan menghasilkan data yang valid, terukur, dan kredibel.

Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa Desa Ciangsana siap naik kelas—dari tata kelola berbasis persepsi menuju sistem pemerintahan berbasis data presisi di tahun 2026.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Dengan kolaborasi pemerintah desa, masyarakat, dan dunia akademik, Ciangsana menatap masa depan dengan pijakan yang lebih pasti: data presisi untuk pelayanan publik yang lebih tepat, transparan, dan berkeadilan.(Aminah)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |