Jembatan Cijeruk Jadi Bukti Kehadiran Pemerintah, Bupati Bandung Resmikan Langsung di Lokasi

17 hours ago 6

Satunews.id

Bojongsoang — Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., meresmikan Jembatan Roda Dua Cijeruk yang menghubungkan Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang. Peresmian berlangsung langsung di Jembatan Roda Dua Cijeruk, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat, (09/01/2026)

Peresmian tersebut menandai selesainya pembangunan infrastruktur strategis yang selama ini dibutuhkan masyarakat. Jembatan ini berfungsi sebagai akses penghubung antarwilayah sekaligus jalur mobilitas utama warga yang beraktivitas setiap hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Bandung mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan terukur.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturahmi sekaligus meresmikan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah,” ujar Dadang Supriatna.

Selanjutnya, Bupati Bandung menjelaskan latar belakang pembangunan Jembatan Roda Dua Cijeruk. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat muncul persoalan terkait keberadaan jembatan yang dibangun tanpa izin resmi dan dikelola secara pribadi. Kondisi tersebut sempat menimbulkan perhatian luas di tengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Bandung langsung mengambil langkah tegas. Bupati Bandung mengaku segera berkoordinasi dengan Kejaksaan, unsur Forkopimda, TNI, dan Polri untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara cepat dan tepat.

“Karena tidak memiliki izin resmi, pemerintah daerah menghentikan aktivitas tersebut. Kami langsung mengambil alih penanganan agar masyarakat tetap memiliki akses yang aman dan layak,” jelasnya.

Setelah proses penertiban, Pemerintah Kabupaten Bandung segera memulai pembangunan jembatan baru. Bupati Bandung menegaskan bahwa proyek ini masuk kategori mendesak dan penting sehingga pemerintah melakukan penyesuaian serta pergeseran anggaran.

“Kami menggeser anggaran yang tersedia karena kebutuhan masyarakat tidak bisa ditunda. Alhamdulillah, pembangunan jembatan ini bisa kami selesaikan pada tahun 2025,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Bandung memberikan apresiasi kepada pelaksana proyek yang mampu menyelesaikan pembangunan dalam waktu relatif singkat. Ia menilai proses pengerjaan berjalan efektif meskipun menggunakan konstruksi baja yang memerlukan ketepatan teknis dan kesiapan pabrikasi.

“Pembangunan ini selesai dalam waktu tiga bulan. Pelaksana bekerja dengan sangat baik dan profesional. Tanpa kesiapan pabrikasi yang cepat, pekerjaan ini tentu tidak mudah,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Bandung juga mengapresiasi peran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung yang melakukan pengawasan secara intensif selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas DPUTR beserta jajaran dan para kabid. Mereka memastikan pembangunan ini berjalan sesuai rencana dan tepat waktu,” ujarnya.

Bupati Bandung menegaskan bahwa Jembatan Roda Dua Cijeruk memiliki peran penting sebagai penghubung dua kecamatan, yakni Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang. Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan meningkatkan kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, Bupati Bandung juga menyinggung sejumlah agenda pembangunan infrastruktur lain yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa penarikan Dana Alokasi Khusus (DAK) berdampak pada beberapa program, termasuk Infrastruktur Jalan Daerah (IJD).

“Kita masih memiliki pekerjaan rumah bersama. Salah satunya pembangunan jembatan penghubung Tegal Luar dan Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay. Akses ini sangat vital dan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Menurut Bupati Bandung, pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi dengan DPRD Kabupaten Bandung, khususnya Komisi C, agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Bupati Bandung menutup sambutannya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya warga Kampung Cijeruk, Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, atas dukungan dan partisipasi selama proses pembangunan berlangsung.

“Semoga jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan yang ada di Kabupaten Bandung,” pungkasnya.

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |