Pemkot Cimahi Mulai 2026 dengan Disiplin dan Inovasi

1 day ago 7

Pemkot Cimahi Mulai 2026 dengan Disiplin dan Inovasi

Cimahi-satunews.id–Komitmen itu ditegaskan melalui apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkai dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (5/1/2026).

Pemkot Cimahi Mulai 2026 dengan Disiplin dan Inovasi

‎Apel gabungan yang digelar pada minggu pertama Januari tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial. Momentum ini menjadi titik transisi penting dari evaluasi kinerja tahun 2025 menuju tanggung jawab baru yang lebih terukur di tahun anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Kehadiran ASN dari level pemerintah kota hingga kelurahan mencerminkan upaya konsolidasi internal sebelum roda pemerintahan dan anggaran dijalankan secara penuh.

Pemkot Cimahi Mulai 2026 dengan Disiplin dan Inovasi

‎Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi kelanjutan dari fondasi kerja yang telah dibangun sebelumnya, khususnya dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, penyerahan DPA bukan hanya soal pembagian anggaran, tetapi juga pengikat komitmen moral dan profesional seluruh SKPD.

‎“Hari ini tanggal 5 Januari 2026, hari pertama ASN Kota Cimahi melaksanakan apel gabungan dari tingkat pemerintah kota sampai kelurahan. Alhamdulillah seluruh ASN hadir. Kita bersyukur tahun 2025 berjalan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ngatiyana.

‎Ia berharap, memasuki tahun 2026, seluruh jajaran dapat melaksanakan tugas dengan lebih optimal dalam rangka meningkatkan pelayanan publik.

‎“Penyerahan DPA ini menjadi bagian penting agar tugas-tugas tahun 2026 dapat dilaksanakan sebaik-baiknya untuk masyarakat,” jelasnya.

‎Pembukaan tahun anggaran ini juga dibarengi dengan kabar positif berupa capaian Pemerintah Kota Cimahi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Sejumlah penghargaan berhasil diraih, mulai dari bidang lingkungan hidup hingga inovasi dan informatika, yang menjadi indikator bahwa kinerja birokrasi tidak hanya diukur dari kehadiran, tetapi juga dari dampak kebijakan.

‎“Termasuk penyerahan penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat, di antaranya dua penghargaan bidang lingkungan hidup, serta bidang informatika dan inovasi,” imbuh Ngatiyana.

‎Prestasi lain yang tak kalah membanggakan datang dari tingkat kelurahan. Kota Cimahi berhasil meraih predikat kelurahan terbaik se-Jawa Barat, sekaligus melahirkan lurah berprestasi tingkat provinsi.

‎“Kelurahan terbaik atau juara dua se-Jawa Barat, dan secara perorangan lurah terbaik se-Jawa Barat diraih Bangkit Mustikoaji. Ini salah satu prestasi Kota Cimahi di tahun 2025. Mudah-mudahan tahun 2026 bisa lebih meningkat lagi,” katanya.

Pemkot Cimahi Mulai 2026 dengan Disiplin dan Inovasi

‎Dalam konteks birokrasi modern, disiplin menjadi fondasi yang tak bisa ditawar. Ngatiyana secara khusus mengapresiasi tingkat kehadiran dan kepatuhan ASN dalam mengikuti apel gabungan, yang menurutnya mencerminkan kesiapan aparatur menghadapi beban kerja di tahun anggaran baru.

‎“Saya apresiasi seluruh ASN Kota Cimahi. Kedisiplinannya cukup tinggi, tingkat kehadiran pada apel juga sangat baik,” tegasnya.

‎Dengan DPA telah diserahkan dan apresiasi disampaikan, Pemerintah Kota Cimahi kini memasuki fase krusial: membuktikan bahwa disiplin, prestasi, dan anggaran benar-benar mampu diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang nyata. Tahun 2026 pun menjadi panggung ujian bagi konsistensi tata kelola pemerintahan daerah, sekaligus harapan baru bagi masyarakat Cimahi.

(Tini) **

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |